Jump to content


Selamat Datang di Komunitas Jalan Jalan


Sign In  Log in with Facebook Log in with Twitter

Create Account
Selamat datang di Jalan2.com :D , Ayo Bergabung sekarang dan dapatkan Manfaat dari komunitas ini,

Dengan Bergabung kamu bisa :
  • Nanya2 & Sharing Pengalaman Jalan Jalan Kamu
  • Kenalan Sesama Regional Kota Kamu
  • Nge-Blog & Mendapatkan Pembaca2 yg hobi Jalan Jalan
  • Ikuti topik topik yg kamu sukai dan mendapatkan Update
  • Ikut Gathering2 & Dapatkan teman2 baru
  • Share foto2 & pengalaman travel kamu atau
  • Ayo Bergabung Sekarang Juga :D
 

Photo
* * * * * 3 votes

Menapaki Jejak menuju Pusuk Buhit (1982 MDPL) - Gunung Sakral Etnis Batak

field report




  • Please log in to reply
16 replies to this topic

#1 AmaliaHolmes

AmaliaHolmes

    Tidak Baru Lagi

  • Members
  • PipPip
  • 147 posts
14
Great
  • Location:Kota Medan

Posted 20 March 2013 - 11:24 PM


Setelah sekian lama memendam rasa penasaran untuk bisa menapakkan jejak di Gunung Pusuk Buhit, akhirnya pada beberapa waktu lalu kesampaian juga menapakkan jejak di gunung yang satu ini.. :)

Pusuk Buhit, gunung ini memang tidak populer di mata para pendaki..
Tak seperti Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak yang hampir selalu ada di list kegiatan para Pecinta Alam di Sumatera Utara.

Tapi taukah Anda bahwa Pusuk Buhit ini merupakan satu-satunya gunung di Sumatera Utara yang sangat disakralkan oleh etnis Batak ? Baik etnis Batak yang bermukim di Sumatera Utara, di Indonesia, bahkan di dunia..

PUSUK BUHIT.jpg

Gunung Pusuk Buhit, gunung ini terletak di Kabupaten Toba Samosir, Kota Pangururan - Pulau Samosir. Dan merupakan titik tertinggi di sekitar objek wisata Danau Toba.
Menurut informasi, Gunung Pusuk Buhit adalah satu-satunya anak Gunung Api Toba (Purba) yang masih aktif ketika 17.000 tahun yang lalu letusan Gunung Api Toba tersebut meluluh-lantakkan dataran Sumatera hingga kemudian membentuk Danau Toba yang kini dikenal sebagai danau terbesar ke-2 di dunia. Bahkan letusannya sendiri lebih dahsyat di bandingkan letusan Gunung Krakatau yang ada di Selat Sunda.
Nah, kabarnya Gunung Pusuk Buhit inilah yang pada saat peristiwa letusan dahsyat tersebut tidak / belum meletus !!

Gunung Pusuk Buhit juga diyakini sebagai lokasi pertama di turunkannya Siraja Batak, nenek moyang etnis Batak oleh Mula Jadi Na Bolon ratusan tahun silam. Dan di atasnya juga terdapat sebuah pendopo silsilah Siraja Batak yang dinamakan Sopo Guru Tatea Bulan..

***

Kisah pendakian ini bermula dari informasi yang di sampaikan oleh salah seorang teman saya yang juga hobbi meng-eksplor tempat-tempat indah di seluruh Sumatera Utara. Beliau menginformasikan kegiatan pendakiannya menuju Puncak Pusuk Buhit.
Maka di sekitar bulan Januari saya dan teman-teman membuat planning untuk melakukan kegiatan pendakian ke gunung yang satu ini. Apalagi sebahagian besar teman-teman saya adalah etnis Batak dengan marga-marga Batak yang tercantum di belakang nama mereka..
Ya, pastinya mereka semangat sekali untuk mendaki gunung yang satu ini !
"Pulang kampung" kata mereka.. hehehe.. :D

* Hari Pertama (I)

Dari Terminal Amplas - Kota Medan, kami menggunakan Bus Sejahtera dengan tujuan Kota Wisata Parapat yang terletak di Kabupaten Simalungun. Dengan membayar ongkos Rp. 35.000,- / orang yang akan memakan waktu sekitar 5 jam perjalanan..

Kemudian, tibalah kami di Kota Wisata Parapat setelah melalui 5 jam perjalanan yang rasa-rasanya cukup menjemukan. Namun, karena waktu telah menunjukkan pukul 16.00 WIB, kami urungkan niat kami untuk melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Tigaraja, pelabuhan dimana kami dapat menemukan ferry yang akan membawa kami menuju Pulau Samosir. Kami memilih menginap di rumah salah seorang teman yang kebetulan berdomisili di kota Parapat..
Lumayan, gratis..!!

Ya, hari itu kami menghabiskan waktu berjalan-jalan di kota Parapat saja. Udaranya sejuk dengan panorama Danau Toba di depan mata. Indah sekali..

Tapi, ada satu hal yang menarik perhatian saya ketika tiba di kota Parapat ini, saya melihat sebuah angkot berwarna putih dengan tulisan "Wonderful Indonesia" lengkap dengan gambar burung garuda di sisi kanan dan kirinya. Saya pun berpikir, jarang-jarang ada angkot yang "nasionalis" seperti ini..!!
Tapi, kebiasaan "ngetem" sembarangannya nampaknya juga belum bisa di hilangkan.. Hehehe.. :D

* Hari Kedua (II)

Pagi hari, kami sibuk dengan agenda persiapan pendakian dan rapat koordinasi kecil-kecilan. Semua perlengkapan pendakian serta logistik di persiapkan dan di periksa kembali. Siapa tau ada sesuatu yang terlupakan..

Pukul 7.30 WIB kami menggunakan ferry dari Pelabuhan Tigaraja - Parapat dengan tujuan wilayah Tomok yang terletak di Pulau Samosir. Dengan ongkos sekitar Rp. 6.000,- dan dengan waktu tempuh sekitar 30 menit perjalanan akhirnya kami pun tiba di pelabuhan Tomok. Panorama Danau Toba di sepanjang perjalanan tadi begitu memanjakan mata, apalagi dari kejauhan juga tampak tulisan besar berwarna putih yang bertuliskan SAMOSIR. Mirip tulisan yang ada di Hollywood..
Namun, karena cuaca pagi hari yang masih berkabut.. Tulisan tersebut hanya terlihat samar-samar saja dari kejauhan..

Foto0275.jpg

Di sepanjang perjalanan menggunakan ferry ini, terdengar alunan musik Batak yang mengalun dengan kencang. Mulai dari list tembang-tembang Batak seperti Sinanggar Tulo, Butet, Poda hingga Pos Ni Uhur dan semua tembang yang begitu familiar di telinga.
Benar-benar terasa sekali nuansa Batak di sepanjang perjalanan ini..

Setelah tiba di Tomok, kemudian kami menggunakan mini bus yang akan membawa kami ke kota Pangururan - sebuah kota kecil dengan jarak 50 KM yang dapat di tempuh dalam waktu 1,5 jam dari wilayah Tomok. Perjalanan dengan waktu selama itu sama sekali tidak membuat kami lelah karena panorama Danau Toba terlihat sangat indah di sepanjang perjalanan..
Malah salah seorang teman saya sibuk sekali dengan acara ber-narsis ria di depan kamera..

Foto0268.jpg

Foto0272.jpg

Foto0297.jpg

* Di Kota Pangururan

Setelah tiba di kota Pangururan kami memilih beristirahat sejenak sebelum melakukan pendakian. Kami beristirahat di sebuah warung dengan membeli beberapa perbekalan lagi. Waktu istirahat ini kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya sebelum menempuh perjalanan untuk melakukan pendakian menuju puncak Pusuk Buhit.

Suasana kota Pangururan ini sendiri berbeda dengan kota Parapat, kota ini terlihat lebih kecil dan masih terlalu "tradisional" di bandingkan dengan kota Parapat. Tak banyak aktivitas masyarakat di kota Pangururan ini yang sebahagian besar bermata pencaharian sebagai petani dan pedagang..

**

Setelah 20 menit kami beristirahat, kami pun mulai melakukan pendakian ke Gunung Pusuk Buhit.
Start pendakian kami tempuh dari Desa Sianjur Mula-Mula, ini adalah start pendakian yang biasa di gunakan oleh para pendaki yang masih "awam" dengan Pusuk Buhit yang letaknya pun tepat berada di kaki Pusuk Buhit. Menurut informasi yang di dapat dari warga sekitar, pendakian Pusuk Buhit melalui Desa Sianjur Mula-Mula ini terbilang sangat singkat. Ya, hanya sekitar 2 jam perjalanan saja..

Di sepanjang perjalanan dari Desa Sianjur Mula-Mula, ada banyak sekali jenis wisata budaya etnis Batak yang dapat kami saksikan. Seperti Aek Sipitu Dai (Mata Air Tujuh Rasa), Batu Hobon, Batu Cawan hingga kawasan pemakaman Raja-raja Batak yang usianya di sinyalir sudah ratusan tahun sejak di bangunnya wilayah pemukiman oleh generasi-generasi awal Siraja Batak di kaki Pusuk Buhit ini.

Namun sangat disayangkan sekali. Semua wisata budaya tersebut masih dikelola sepenuhnya oleh masyarakat Batak yang bermukim di desa ini, tanpa adanya campur tangan pemerintah untuk melestarikan situs-situs yang mengandung nilai-nilai historis pada semua objek wisata tersebut.
* Ntah apa sebabnya..
Seandainya saja pemerintah ikut memberikan kontribusinya, mungkin objek wisata di Desa Sianjur Mula-Mula ini akan menjadi populer di mata wisatawan..!!

Foto0258.jpg

Tiba di lereng Pusuk Buhit setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam dari Desa Sianjur Mula-Mula, kami pun berniat untuk menyinggahi Sopo Guru Tatea Bulan. Ya, ini adalah sebuah tempat dimana kita dapat menyaksikan silsilah keturunan generasi awal Siraja Batak melalui media patung. Tempat ini sendiri adalah sebuah tempat pemujaan bagi etnis Batak yang masih bermukim di Samosir dan tentunya sangat di sakralkan. Sehingga siapa saja yang ingin memasuki Sopo Guru Tatea Bulan ini harus mempunyai niat yang suci tanpa adanya maksud terselubung..

Foto0255.jpg

Foto0256.jpg



Sopo Guru Tatea Bulan ini sangat terkenal dengan kesan mistisnya. Terang saja, letaknya yang jauh dari pemukiman penduduk serta berada di lereng gunung yang terkenal "keangkerannya" membuat Sopo Guru Tatea Bulan ini identik dengan nuansa angkernya. Menurut salah seorang penjaga tempat ini, terkadang muncul makhluk halus yang mirip seorang kakek tua berjalanan mengelilingi kawasan ini..
Tak peduli apakah cerita tersebut adalah realita ataukah hanya isapan jempol semata, tetapi mendengarnya saja sudah membuat bulu kuduk ini merinding.. :(

Setelah puas menelusuri Sopo Guru Tatea Bulan di lereng Pusuk Buhit, kami pun melanjutkan perjalanan untuk menuju ke titik tertinggi di Pusuk Buhit.

Tak terasa hari semakin siang, kami pun dengan semangat menapaki jejak demi jejak untuk menggapai 1982 mdpl, dimana puncak Pusuk Buhit ini berada..

Jalur pendakian Pusuk Buhit ini sendiri bisa dikatakan tidak terlalu sulit bagi para pendaki pemula, apabila di bandingkan dengan jalur pendakian Gunung Sinabung yang dipenuhi bebatuan serta bukit-bukit yang terjalnya mencapai 75 derajat. Justru sebahagian besar jalur pendakian menuju ke Puncak Pusuk Buhit ini telah di aspal, sehingga memudahkan siapa saja untuk menapakinya. Meskipun pada beberapa jalur masih terlihat bebatuan yang tajam serta tebing-tebing jurang yang curam, tetapi jalur tersebut masih bisa untuk dilalui dan kami tidak menemukan kesulitan yang berarti..

Di sepanjang perjalanan menelusuri puncak Pusuk Buhit ini, tampak panorama Danau Toba dari titik tertinggi yang semakin terlihat jelas. Kabut yang tadinya tampak menyelimuti Danau Toba sudah tak terlihat lagi dan telah berganti dengan cuaca cerah yang seakan-akan mulai membuka "tabir" Danau Toba untuk mempertunjukkan keindahannya bagi siapa saja yang menyaksikannya..

Sementara, temperatur udara ketika menapaki jejak demi jejak menuju Puncak Pusuk Buhit ini pun kian lama kian rendah, sehingga suhunya menjadi sangat dingin. Kami pun memilih untuk beristirahat sembari meneguk air mineral dan membuka makanan-makanan ringan yang kami bawa sebelum melanjutkan pendakian menuju puncaknya yang hanya berjarak 200 meter lagi..

Setelah beristirahat sejenak, kami pun kembali melanjutkan pendakian untuk menggapai Puncak Pusuk Buhit yang dengan angkuh mempertunjukkan kemegahannya di tengah Danau Toba ini. Segera kami langkahkan kaki untuk menggapainya..
Air mineral dan makanan-makanan ringan yang kami santap, tentunya akan menghindari kami dari gejala Hipotermia. Sebab setiap jejak yang kami tapaki, temperatur udara kian menusuk tulang..
Dingin sekali..!!

Setelah melalui perjalanan yang panjang dan cukup melelahkan, akhirnya kami pun tiba di Puncak Pusuk Buhit.
Ya, puncak yang sangat kental dengan nilai-nilai historis Siraja Batak.
Puncak yang sangat kental dengan aroma mistis Pusuk Buhit yang keberadaannya masih sangat di sakralkan oleh sebahagian besar etnis Batak
Puncak yang memaksa kami untuk menyaksikan panorama Danau Toba dari atas titik tertinggi yang benar-benar sangat luar biasa..!!
Sungguh maha karya Sang Pencipta yang tiada duanya..

Foto0262.jpg

Foto0257.jpg

Foto0252.jpg

Foto0251.jpg

Puncak Pusuk Buhit di tandai dengan sebuah plakat yang terbuat dari bebatuan. Plakat ini merupakan plakat untuk menginformasikan titik tertinggi Pusuk Buhit bagi siapa saja yang melakukan pendakian. Di sebelah plakat tersebut terdapat lokasi pemujaan agama Parmalim berupa cawan berwarna putih yang di dalamnya tedapat jeruk purut.

Agama Parmalim sendiri merupakan salah satu lokal yang masih di anut oleh sebahagian kecil etnis Batak di Pulau Samosir. Kabarnya, mereka juga membangun pemukiman di Puncak Pusuk Buhit ini. Hanya saja karena kurangnya informasi, sangat disayangkan sekali karena kami tidak mengetahui pasti dimana letak pemukiman para penganut kepercayaan Parmalim tersebut berada..

Di Puncak Pusuk Buhit yang berdiri megah di atas panorama Danau Toba, kami pun akhirnya memilih beristirahat sembari melakukan kegiatan masak-memasak di atas puncak.
Ya, ini waktunya makan siang setelah hampir 2 jam perjalanan menapaki jejak-jejak untuk menuju Puncak Pusuk Buhit ini yang cukup melelahkan dan menguras energi.
Kemudian, kami pun melaksanakan sholat dzuhur berjama'ah di atas ketinggian Pusuk Buhit - di tengah maha karya Sang Pencipta yang luar biasa indahnya.
Setelah menunaikan kewajiban 5 waktu tersebut, kami pun mulai menyusuri kawasan-kawasan lain di sekitar Puncak Pusuk Buhit ini yang terlihat sangat luas..

Hari pun semakin sore. Waktu menunjukkan pukul 15.00 WIB.
Syukurlah, akhirnya kami pun berhasil menyelesaikan kegiatan pendakian ini dan kembali turun melewati jalur yang sama seperti jalur yang kami lewati untuk sebelumnya.

Keanehan pun terjadi, jalur yang membawa kami ketika menapaki puncak dengan jalur yang membawa kami untuk turun ke Desa Sianjur Mula-Mula ini ternyata lebih singkat dari biasanya.
Ya, tak sampai 1 jam kami pun sudah tiba di Desa Sianjur Mula-Mula..

Sungguh suatu fenomena yang tak dapat di terima logika, tetapi kami memilih untuk tetap positive thinking tanpa banyak berbicara untuk membahas peristiwa yang baru saja kami alami.
Habisnya seram juga kalau dibayangkan.. :(

Demikianlah pengalaman kami dalam meng-eksplor jejak-jejak historis pada gunung yang sangat di sakralkan oleh etnis Batak ini.

* Pusuk Buhit, semoga di lain waktu kami dapat menapaki puncakmu kembali,
dan bercengkrama dengan aroma kesakralanmu yang sangat di sucikan oleh etnis asli di dataran Sumatera Utara ini..

Sekian.. :)

#2 deffa

deffa

    Eyangnya Bertualang

  • Moderators
  • 15,927 posts
1,062
Exceptional
  • Location:Bandung

Posted 20 March 2013 - 11:32 PM

@AmaliaHolmes wah udah pernah trekking gunung ya wah keren

dan field report nya juga bagus :D

thx u sharing nya mba amalia


Jika hasrat untuk berwisata telah menghampiri anda maka pergi lah niscaya akan membawa kebahagiaan :D

 

Field Report : Krabi 18-21 FebruariBangkok 15-18 Februari 2014 | Kuala Lumpur 13-15 Februari 2014 | 

                       Singapura 19-22 September 2013 | Pattaya 22-24 April 2013 | Bali 2-4 Februari 2013 | 

                        Phuket 3-6 Desember 2012

Web : Jalan2.com

Blogger : Deffa Blog

Wordpress : Deffa Wordpress

Twitter : @Jalan2com | @Deffa_Utama | @BoysNRoot 

 


#3 AmaliaHolmes

AmaliaHolmes

    Tidak Baru Lagi

  • Members
  • PipPip
  • 147 posts
14
Great
  • Location:Kota Medan

Posted 21 March 2013 - 10:31 AM

@AmaliaHolmes wah udah pernah trekking gunung ya wah keren
dan field report nya juga bagus :D
thx u sharing nya mba amalia


Yup, sama-sama Mas Deffa.. :D
Lumayan sering juga trekking gunung, karena hobbinya mendaki.. :)

#4 Jalan2

Jalan2

    Administrator

  • Administrators
  • 3,087 posts
272
Excellent
  • Location:Indo & Singapore

Posted 22 March 2013 - 03:42 PM

@AmaliaHolmes mantap saya feature di homepage ya :D


Selama anda masih bisa jalan jalan, pergilah ke tempat2 yg anda inginkan. Karena tidak ada yg tau masa depan.  (Selama kondisi anda memungkinkan)


#5 AmaliaHolmes

AmaliaHolmes

    Tidak Baru Lagi

  • Members
  • PipPip
  • 147 posts
14
Great
  • Location:Kota Medan

Posted 22 March 2013 - 11:38 PM

@AmaliaHolmes mantap saya feature di homepage ya :D

hehe.. Oke deh, Mas.. :D



#6 Yoan

Yoan

    Baru Bergabung

  • Members
  • Pip
  • 25 posts
3
Good
  • Location:Jakarta

Posted 20 August 2013 - 11:53 AM

Mbak @AmaliaHolmes reviewnya keren banget.. Itu kampung halamanku, tapi ngga pernah sampe mendaki Pusuk Buhit. So :salut buat mbak



#7 Muhammad Al Aufa

Muhammad Al Aufa

    Senang Jalan Jalan

  • Members
  • PipPipPip
  • 182 posts
13
Great
  • Location:Medan

Posted 23 August 2013 - 10:52 AM

wah... keren banget ni... :salut
saya baru tau ni ada gunung pusuk buhit di sumatra utara
 



#8 halimun

halimun

    Mbahnya Bertualang

  • Members
  • PipPipPipPipPipPip
  • 5,605 posts
240
Excellent
  • Location:Jakarta

Posted 23 August 2013 - 11:51 AM

@AmaliaHolmes

Hmm, sangat menginspirasi untuk balik lagi ke Medan dan coba mendaki gunung ini. Parapat ya? Bisa sekalian nginep di Toba nanti. Makasih ya mbak dan foto pemandangan dari atasnya, sungguh amat cantik. :)



#9 deffa

deffa

    Eyangnya Bertualang

  • Moderators
  • 15,927 posts
1,062
Exceptional
  • Location:Bandung

Posted 23 August 2013 - 07:29 PM

@AmaliaHolmes

halo mba kemana aja neh ayo cerita2 lagi dnk pengalaman jalan2 nya

FR nya bagus neh :D


Jika hasrat untuk berwisata telah menghampiri anda maka pergi lah niscaya akan membawa kebahagiaan :D

 

Field Report : Krabi 18-21 FebruariBangkok 15-18 Februari 2014 | Kuala Lumpur 13-15 Februari 2014 | 

                       Singapura 19-22 September 2013 | Pattaya 22-24 April 2013 | Bali 2-4 Februari 2013 | 

                        Phuket 3-6 Desember 2012

Web : Jalan2.com

Blogger : Deffa Blog

Wordpress : Deffa Wordpress

Twitter : @Jalan2com | @Deffa_Utama | @BoysNRoot 

 


#10 AmaliaHolmes

AmaliaHolmes

    Tidak Baru Lagi

  • Members
  • PipPip
  • 147 posts
14
Great
  • Location:Kota Medan

Posted 08 September 2013 - 07:22 AM

Mbak @AmaliaHolmes reviewnya keren banget.. Itu kampung halamanku, tapi ngga pernah sampe mendaki Pusuk Buhit. So :salut buat mbak


Wah, kampung halaman mbak Yoan yah..?
Kapan2 boleh nih mendaki bareng ke Pusuk Buhit.. :D

#11 AmaliaHolmes

AmaliaHolmes

    Tidak Baru Lagi

  • Members
  • PipPip
  • 147 posts
14
Great
  • Location:Kota Medan

Posted 08 September 2013 - 07:24 AM

wah... keren banget ni... :salut
saya baru tau ni ada gunung pusuk buhit di sumatra utara


Ada, di Pesisir Samosir dekat kota Pangururan, Mas.. :D
Gunungnya belum terlalu familiar seperti halnya Sinabung dan Sibayak, pendakinya juga belum banyak.. kebetulan waktu itu pengen banget mencoba pengalaman baru ke Pusuk Buhit, sekaligus wisata religi dan budaya Batak disana,,
Habisnya, ke Sibayak dan Sinabung udah cukup sering sih.. Hehe.. :D

#12 AmaliaHolmes

AmaliaHolmes

    Tidak Baru Lagi

  • Members
  • PipPip
  • 147 posts
14
Great
  • Location:Kota Medan

Posted 08 September 2013 - 07:27 AM

@AmaliaHolmes
Hmm, sangat menginspirasi untuk balik lagi ke Medan dan coba mendaki gunung ini. Parapat ya? Bisa sekalian nginep di Toba nanti. Makasih ya mbak dan foto pemandangan dari atasnya, sungguh amat cantik. :)


Sama-sama, mbak..
Saya juga berada di Jawa Barat sekarang dan kangen banget pengen lagi mendaki gunung ini. Tapi sayangnya, teman-teman 'seperjuangan' udah pada jauh.. :(

#13 AmaliaHolmes

AmaliaHolmes

    Tidak Baru Lagi

  • Members
  • PipPip
  • 147 posts
14
Great
  • Location:Kota Medan

Posted 08 September 2013 - 07:28 AM

@AmaliaHolmes
halo mba kemana aja neh ayo cerita2 lagi dnk pengalaman jalan2 nya
FR nya bagus neh :D


Maaf baru sempat online, Mod..
Belum sempat lagi jalan-jalan nih, tugas kantor buanyaakk banget.. :D

#14 Muhammad Al Aufa

Muhammad Al Aufa

    Senang Jalan Jalan

  • Members
  • PipPipPip
  • 182 posts
13
Great
  • Location:Medan

Posted 09 September 2013 - 09:10 AM

Ada, di Pesisir Samosir dekat kota Pangururan, Mas.. :D
Gunungnya belum terlalu familiar seperti halnya Sinabung dan Sibayak, pendakinya juga belum banyak.. kebetulan waktu itu pengen banget mencoba pengalaman baru ke Pusuk Buhit, sekaligus wisata religi dan budaya Batak disana,,
Habisnya, ke Sibayak dan Sinabung udah cukup sering sih.. Hehe.. :D

Oke, nnti sekali sekali maen ke sana deh



#15 nanditosilaen

nanditosilaen

    Baru Bergabung

  • Members
  • Pip
  • 38 posts
5
Good
  • Location:Jakarta

Posted 08 October 2013 - 11:55 AM

waduh pusuk buhit. sesuatu dah tuhh.:)



#16 _TYA_

_TYA_

    Petualang

  • Members
  • PipPipPipPip
  • 937 posts
150
Excellent
  • Location:pengen banget nulis NEW ZEALAND

Posted 04 April 2014 - 08:28 AM

foto yang pertama cantik amat yaaaa. kaya lukisan 


"Niat itu bentuknya paling halus,tapi hasilnya paling dahsyat,

letaknya paling awal tapi paling mempengaruhi hasil akhir".

INI DUNIA, maka berusahalah . INI PROSES maka jalanilah . INI TANTANGAN maka taklukanlah.

NEW ZEALAND   _TYA_

 


#17 deffa

deffa

    Eyangnya Bertualang

  • Moderators
  • 15,927 posts
1,062
Exceptional
  • Location:Bandung

Posted 04 April 2014 - 08:29 AM

foto yang pertama cantik amat yaaaa. kaya lukisan 

cc @AmaliaHolmes


Jika hasrat untuk berwisata telah menghampiri anda maka pergi lah niscaya akan membawa kebahagiaan :D

 

Field Report : Krabi 18-21 FebruariBangkok 15-18 Februari 2014 | Kuala Lumpur 13-15 Februari 2014 | 

                       Singapura 19-22 September 2013 | Pattaya 22-24 April 2013 | Bali 2-4 Februari 2013 | 

                        Phuket 3-6 Desember 2012

Web : Jalan2.com

Blogger : Deffa Blog

Wordpress : Deffa Wordpress

Twitter : @Jalan2com | @Deffa_Utama | @BoysNRoot 

 




Also tagged with one or more of these keywords: field report

0 user(s) are reading this topic

0 members, 0 guests, 0 anonymous users

Selamat Datang di Komunitas Jalan Jalan


Sign In  Log in with Facebook Log in with Twitter

Create Account
Selamat datang di Jalan2.com :D , Ayo Bergabung sekarang dan dapatkan Manfaat dari komunitas ini,

Dengan Bergabung kamu bisa :
  • Nanya2 & Sharing Pengalaman Jalan Jalan Kamu
  • Kenalan Sesama Regional Kota Kamu
  • Nge-Blog & Mendapatkan Pembaca2 yg hobi Jalan Jalan
  • Ikuti topik topik yg kamu sukai dan mendapatkan Update
  • Ikut Gathering2 & Dapatkan teman2 baru
  • Share foto2 & pengalaman travel kamu atau
  • Ayo Bergabung Sekarang Juga :D